Model Andalan Jadi Tulang Punggung Penjualan Daihatsu
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menegaskan kekuatannya di pasar otomotif nasional sepanjang 2025. Kontribusi terbesar penjualan ritel Daihatsu berasal dari sejumlah model andalan di berbagai segmen utama, mulai dari kendaraan niaga, LCGC, hingga SUV medium.
Lebih dari 80 persen total penjualan ritel Daihatsu disumbang oleh Gran Max series di segmen Commercial Low, Sigra dan Ayla di segmen LCGC (Low Cost Green Car), serta Terios di segmen SUV Medium. Capaian ini menegaskan strategi Daihatsu yang konsisten menghadirkan produk sesuai kebutuhan mayoritas masyarakat Indonesia.
Apresiasi untuk Pelanggan Setia Daihatsu
Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, Sri Agung Handayani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Daihatsu.
“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor dua penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut. Kepercayaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan berkualitas demi menghadirkan kebahagiaan bagi pelanggan,” ujar Sri Agung dalam keterangan resmi, Jumat (9/1/2025).
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Daihatsu sebagai salah satu merek otomotif paling stabil di Indonesia, terutama di tengah dinamika pasar dan perubahan tren konsumen.
Dominasi Daihatsu di Segmen LCGC
Segmen LCGC masih menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional, dan Daihatsu berhasil mempertahankan dominasinya melalui dua model andalan, Sigra dan Ayla. Sepanjang 2025, kedua model ini membukukan penjualan total 47.901 unit.
Angka tersebut mengantarkan Daihatsu meraih pangsa pasar 36,6 persen di segmen LCGC Indonesia. Capaian ini sekaligus menempatkan Sigra dan Ayla sebagai pilihan utama masyarakat yang mencari kendaraan terjangkau, irit bahan bakar, dan sesuai kebutuhan keluarga maupun penggunaan harian.
Popularitas Sigra dan Ayla tidak lepas dari kombinasi harga kompetitif, efisiensi, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau. Faktor-faktor inilah yang membuat segmen LCGC tetap relevan di tengah tantangan ekonomi.
Terios Jadi Andalan di Segmen SUV Medium
Di segmen SUV Medium, Daihatsu Terios menunjukkan performa yang solid sepanjang 2025. Model ini mencatatkan penjualan 15.557 unit dan menempati jajaran dua besar SUV Medium terfavorit di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 12 persen.
Lebih jauh lagi, Terios menjadi model terlaris di segmen SUV Medium dengan rentang harga hingga Rp300 juta. Pangsa pasarnya mencapai sekitar 45 persen, menjadikannya pilihan utama konsumen yang menginginkan SUV tangguh dengan harga terjangkau.
Kombinasi desain modern, ground clearance tinggi, serta kemampuan melibas berbagai kondisi jalan membuat Terios tetap diminati, baik di perkotaan maupun daerah.
Gran Max Series Kuasai Segmen Komersial
Di segmen kendaraan niaga ringan (Commercial Low), Gran Max series kembali membuktikan diri sebagai andalan utama Daihatsu. Sepanjang 2025, Gran Max mencatatkan penjualan 61.871 unit dengan pangsa pasar mencapai 65 persen.
Gran Max Pick Up menjadi tulang punggung penjualan dengan capaian 43.199 unit dan menguasai sekitar 58 persen pangsa pasar di segmen Pick Up Low. Sementara itu, Gran Max Mini Bus terjual 18.672 unit dan mendominasi segmen Semi Commercial dengan pangsa pasar sekitar 92 persen.
Dominasi ini mencerminkan kuatnya posisi Gran Max sebagai kendaraan pilihan para pelaku usaha, UMKM, dan sektor logistik yang membutuhkan kendaraan tangguh dan efisien.
Strategi Harga hingga Rp300 Juta
Secara keseluruhan, Daihatsu juga menempati posisi teratas sebagai merek kendaraan paling diminati di segmen harga hingga Rp300 juta. Pangsa pasar Daihatsu di segmen ini mencapai 32,5 persen, memperlihatkan kekuatan portofolio produk yang menyasar kebutuhan masyarakat luas.
Strategi ini sejalan dengan komitmen Daihatsu untuk menyediakan kendaraan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi kualitas, layanan purna jual, dan jaringan yang luas di seluruh Indonesia.
Konsistensi Jadi Kunci Keberhasilan
Keberhasilan Daihatsu mempertahankan posisi dua besar nasional selama 17 tahun berturut-turut tidak terlepas dari konsistensi strategi. Fokus pada segmen volume tinggi, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen, serta dukungan jaringan diler dan layanan purna jual menjadi faktor utama.
Daihatsu juga terus beradaptasi dengan tren pasar, termasuk kebutuhan kendaraan ramah lingkungan, efisiensi bahan bakar, dan fitur yang relevan dengan konsumen modern.
Prospek Daihatsu ke Depan
Dengan fondasi kuat di segmen LCGC, SUV Medium, dan kendaraan komersial, Daihatsu memiliki modal besar untuk menghadapi tantangan pasar otomotif ke depan. Stabilitas penjualan model andalan menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan masih relevan dan kompetitif.
Ke depan, Daihatsu diharapkan terus berinovasi, baik dari sisi produk maupun layanan, agar dapat mempertahankan kepercayaan konsumen dan memperkuat posisinya di industri otomotif nasional.
Kesimpulan
Penjualan Daihatsu sepanjang 2025 didominasi oleh model-model andalan yang telah terbukti kuat di masing-masing segmen. Gran Max series, Sigra, Ayla, dan Terios menjadi kontributor utama dengan porsi lebih dari 80 persen penjualan ritel.
Capaian ini menegaskan konsistensi Daihatsu sebagai merek yang memahami kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan strategi yang tepat dan dukungan pelanggan setia, Daihatsu berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar otomotif nasional.
Baca Juga :Toyota Indonesia Menilai Dampak Konflik terhadap Ekspor Mobil
Cek Juga Artikel Dari Platform : faktagosip

