BMW M3 Competition menjadi salah satu magnet utama di ajang GJAW 2025. Sedan sport mewah ini tidak hanya mencuri perhatian lewat desainnya yang agresif, tetapi juga lewat reputasinya sebagai mobil empat pintu dengan performa yang mampu menyaingi banyak supercar.
Berbeda dari sedan premium pada umumnya, BMW M3 Competition diciptakan untuk mereka yang menginginkan sensasi berkendara emosional tanpa harus mengorbankan fungsi harian. Mobil ini adalah perwujudan filosofi BMW M: nyaman digunakan sehari-hari, tetapi buas saat diajak bermain serius.
Legenda Panjang BMW M3
BMW M3 bukanlah nama baru di dunia performa tinggi. Model ini pertama kali lahir pada 1985 dengan kode bodi E30. Saat itu, M3 diciptakan sebagai mobil homologasi balap, dan langsung dikenal karena handling presisi serta mesin bertenaga.
Seiring waktu, M3 berevolusi melalui generasi E36, E46, E90, F80, hingga kini G80. Setiap generasi membawa peningkatan signifikan, baik dari sisi tenaga, teknologi, maupun kenyamanan.
BMW M3 Competition generasi G80 menjadi salah satu evolusi paling ekstrem. Tenaganya meningkat drastis, teknologi semakin canggih, dan karakter berkendaranya jauh lebih agresif dibandingkan M3 standar.
Berbeda dengan BMW M4 Competition yang hanya memiliki dua pintu, M3 Competition tetap mempertahankan format sedan empat pintu, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang membutuhkan kepraktisan tanpa kehilangan performa.
Desain Eksterior yang Mengintimidasi
BMW M3 Competition tampil dengan visual yang sulit diabaikan. Setiap sudut bodinya dirancang bukan sekadar untuk estetika, tetapi juga untuk fungsi aerodinamika dan pendinginan.
Bagian depan langsung mencuri perhatian lewat grille vertikal berukuran besar khas BMW terbaru. Meski sempat menuai pro dan kontra, pada M3 Competition desain ini justru terasa pas. Grille besar tersebut memberikan kesan predator, seolah mobil ini selalu siap menerkam jalanan.
Lampu depan full LED hadir dengan desain tajam dan DRL runcing, menciptakan tatapan yang garang. Bumper depan dipenuhi air intake besar berbentuk heksagonal yang berfungsi mengalirkan udara ke mesin dan sistem pendinginan.
Dari samping, proporsi M3 Competition terlihat sangat muscular. Fender depan dan belakang dibuat lebih lebar, menegaskan identitas mobil performa tinggi. Velg two-tone berukuran ring 19 di depan dan ring 20 di belakang memberikan stance yang sangat agresif.
Bagian belakang semakin memperkuat aura buas lewat ducktail spoiler kecil, diffuser besar, dan quad exhaust khas BMW M. Suara knalpotnya bukan hanya keras, tetapi juga penuh karakter—deep, padat, dan emosional.
Interior Sporty yang Tetap Mewah
Masuk ke dalam kabin BMW M3 Competition, nuansa sporty langsung terasa. Interior didominasi warna hitam dengan sentuhan karbon di berbagai bagian, menciptakan atmosfer fokus ke pengemudi.
Kursi semi bucket menjadi salah satu highlight utama. Jok ini memberikan posisi duduk rendah dengan dukungan tubuh yang sangat baik, terutama saat bermanuver agresif. Material kulit perforated terasa premium dan tetap nyaman untuk perjalanan jauh.
Meski berorientasi performa, M3 Competition tidak melupakan aspek kepraktisan. Baris kedua masih cukup layak untuk penumpang dewasa dengan tinggi sekitar 170 cm. Untuk sedan performa, ruang ini tergolong cukup nyaman untuk perjalanan singkat hingga menengah.
Teknologi dan Fitur Khas BMW M
BMW M3 Competition dibekali layar melengkung besar yang menggabungkan panel instrumen digital dan head unit. Sistem iDrive terbaru terasa responsif dan intuitif, memudahkan pengemudi mengatur berbagai fungsi mobil.
Salah satu fitur favorit penggemar performa adalah M Drift Analyzer dan Lap Timer. Fitur ini memungkinkan pengemudi memantau sudut drift, durasi, hingga jarak drift secara real-time. Mobil ini benar-benar dirancang untuk mereka yang menikmati seni mengemudi.
Setir khas BMW M terasa tebal dan empuk digenggam. Terdapat tombol M1 dan M2 yang memungkinkan pengemudi menyimpan konfigurasi berkendara favorit, mulai dari respons mesin, setir, suspensi, hingga transmisi.
Garis merah di bagian tengah setir berfungsi sebagai penanda posisi lurus, fitur kecil namun sangat berguna saat berkendara agresif atau di sirkuit.
Kenyamanan Tetap Terjaga
Meski berkarakter buas, M3 Competition tetap menawarkan kenyamanan kelas premium. Pengaturan AC, ambient lighting, hingga konfigurasi mobil dapat diakses lewat layar besar. Fitur wireless charging, cup holder, dan ruang penyimpanan tetap tersedia untuk kebutuhan harian.
Head-Up Display menampilkan informasi penting seperti kecepatan, navigasi, dan data performa langsung di kaca depan. Ini membuat pengemudi tetap fokus tanpa harus sering melirik panel instrumen.
Performa yang Jadi Inti Karakter
BMW M3 Competition bukan sekadar sedan kencang. Mobil ini menyuguhkan karakter berkendara yang sangat hidup. Respons mesin terasa instan, transmisi bekerja cepat dan presisi, sementara sasisnya memberikan kepercayaan diri tinggi di berbagai kondisi.
Suspensi adaptif memungkinkan mobil ini berubah karakter dengan cepat. Dalam mode nyaman, M3 masih cukup bersahabat untuk penggunaan harian. Namun saat mode sport diaktifkan, seluruh karakter mobil berubah drastis menjadi liar dan agresif.
Kesimpulan
BMW M3 Competition adalah sedan sport mewah yang menawarkan paket lengkap. Desainnya agresif, performanya brutal, teknologinya canggih, dan tetap mempertahankan kepraktisan sebuah sedan.
Mobil ini cocok bagi mereka yang menginginkan satu mobil untuk semua kebutuhan—nyaman untuk harian, prestisius untuk acara formal, dan buas saat diajak bermain di jalan terbuka atau sirkuit.
Bagi pecinta performa sejati, BMW M3 Competition bukan hanya kendaraan, tetapi sebuah pernyataan karakter.
Baca Juga : Rekomendasi Mobil Murah 10 Jutaan, Termasuk Sedan!
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : indosiar

