Perjalanan bersama Toyota New Veloz Hybrid EV di Semarang menghadirkan pengalaman yang berbeda. Bukan sekadar test drive kendaraan terbaru, agenda ini dirancang sebagai eksplorasi menyeluruh yang menghubungkan mobilitas modern dengan kekayaan sejarah kota. Mengusung tema “Heritage in Motion”, kegiatan ini menegaskan bagaimana teknologi masa kini dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai masa lalu.
Tim media gabungan yang terdiri dari Carmudi Indonesia, Autofun, dan Mobil123 memulai hari dengan menyusuri kawasan Kota Lama Semarang. Kawasan ini dipilih bukan tanpa alasan. Kota Lama dikenal sebagai simbol adaptasi, di mana bangunan-bangunan bersejarah tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman—sebuah filosofi yang sejalan dengan konsep kendaraan hybrid.
Menelusuri Kota Lama, Sejarah yang Terus Bergerak
Eksplorasi Kota Lama dipandu oleh Yogi Fajri, pegiat wisata sejarah Semarang. Dalam sesi ini, tim media diajak memahami kisah di balik bangunan-bangunan ikonis yang menjadi saksi perjalanan panjang kota pelabuhan tersebut.
Beberapa bangunan yang disorot antara lain Gedung Spiegel, Gedung Marba, hingga bekas kantor NV Semarangsche Automobiel Maatschappij. Setiap bangunan memiliki cerita sendiri tentang perdagangan, industri, dan perkembangan transportasi di masa kolonial.
Menurut Fajri, Kota Lama adalah contoh nyata bagaimana warisan sejarah tidak harus menjadi peninggalan statis. Banyak bangunan tua kini difungsikan sebagai kafe, galeri seni, dan ruang kreatif, menjadikannya pusat aktivitas baru tanpa menghilangkan identitas aslinya.
“Kota Lama itu hidup. Ia beradaptasi, bukan ditinggalkan,” ungkap Fajri dalam penjelasannya. Pernyataan tersebut selaras dengan tema acara, di mana teknologi hybrid hadir sebagai bentuk adaptasi industri otomotif terhadap tuntutan zaman.
Heritage in Motion: Filosofi yang Menyatu
Tema “Heritage in Motion” menjadi benang merah sepanjang kegiatan. Filosofi ini menggambarkan bagaimana sesuatu yang memiliki akar kuat di masa lalu tetap bisa bergerak maju mengikuti perkembangan.
Toyota New Veloz Hybrid EV merepresentasikan semangat tersebut. Model ini menggabungkan DNA MPV yang telah dikenal luas di Indonesia dengan teknologi elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Semarang, dengan perpaduan sejarah dan modernitasnya, menjadi latar yang tepat untuk memperkenalkan konsep ini secara kontekstual.
Interaksi dengan Komunitas Velozity
Agenda perjalanan kemudian berlanjut ke sesi interaktif bersama komunitas Velozity, komunitas pengguna Toyota Veloz. Acara ini melibatkan anggota Velozity Chapter Semarang dan Yogyakarta, yang menjadi bagian penting dalam pengenalan New Veloz Hybrid EV.
Bagi Toyota, komunitas memiliki peran strategis sebagai pengguna aktif yang memahami karakter kendaraan dalam penggunaan sehari-hari. Sesi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan bagi para anggota komunitas untuk merasakan langsung teknologi hybrid terbaru.
Test Drive di Klenteng Sam Poo Kong
Salah satu momen paling menarik adalah sesi test drive New Veloz Hybrid EV yang dilakukan di kawasan Klenteng Sam Poo Kong. Lokasi ini dipilih karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, sekaligus menawarkan rute berkendara yang representatif.
Bagi para anggota komunitas, kesempatan ini terbilang istimewa. Banyak dari mereka mengaku baru pertama kali mencoba langsung Veloz versi hybrid, bahkan sebelum unit tersebut tersedia luas di diler-diler setempat.
Test drive di kawasan wisata ini memberikan pengalaman berkendara yang berbeda. Jalur yang bervariasi memungkinkan peserta merasakan performa kendaraan dalam berbagai kondisi kecepatan dan manuver.
Kesan Pertama Mengendarai Veloz Hybrid EV
Sejumlah anggota komunitas yang mencoba kendaraan langsung memberikan respons positif. Salah satu aspek yang paling diapresiasi adalah respons akselerasi.
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik dinilai memberikan tarikan yang lebih instan, terutama saat berakselerasi dari kecepatan rendah. Perpindahan tenaga terasa halus, membuat pengalaman berkendara lebih nyaman dibandingkan versi non-hybrid.
Selain itu, tingkat kebisingan kabin yang lebih senyap saat mode listrik aktif juga menjadi catatan positif. Hal ini memberikan sensasi berkendara yang lebih modern, terutama saat melintasi area wisata yang padat pengunjung.
Efisiensi dan Kenyamanan Jadi Sorotan
Para peserta test drive juga menyoroti efisiensi bahan bakar sebagai nilai tambah utama. Teknologi hybrid memungkinkan penggunaan motor listrik pada kondisi tertentu, sehingga konsumsi bensin dapat ditekan.
Dari sisi kenyamanan, New Veloz Hybrid EV tetap mempertahankan karakter MPV keluarga. Posisi duduk ergonomis, ruang kabin lega, serta fitur keselamatan yang lengkap membuatnya dinilai cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Dukungan Diler Lokal
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari diler lokal Nasmoco. Kehadiran diler menjadi penting untuk menjembatani pengalaman berkendara dengan layanan purna jual.
Perwakilan Nasmoco menjelaskan kesiapan jaringan diler dalam mendukung teknologi hybrid, termasuk layanan servis dan edukasi kepada konsumen terkait perawatan kendaraan elektrifikasi.
Menyatukan Komunitas, Sejarah, dan Teknologi
Perjalanan bersama Toyota New Veloz Hybrid EV di Semarang bukan sekadar agenda otomotif. Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana sebuah produk dapat diperkenalkan melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan bermakna.
Dengan menggabungkan eksplorasi sejarah, interaksi komunitas, dan pengalaman berkendara, Toyota menghadirkan narasi bahwa mobilitas modern tidak berdiri sendiri. Ia tumbuh dari sejarah, beradaptasi dengan kebutuhan masa kini, dan bergerak menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Semarang, dengan Kota Lama dan Sam Poo Kong sebagai latar, menjadi saksi bagaimana heritage dan innovation dapat berjalan beriringan—sebuah perjalanan yang mencerminkan filosofi “Heritage in Motion” secara nyata.
Baca Juga : Pembeli Mobil Pertama di China Kian Melirik Mobil Listrik
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : suarairama

